Circle Gallery

Baris Video

Loading...

Jumat, 25 Mei 2018

Aksi Simpatik Satlantas Polres Aceh Timur Di Bulan Ramadhan, Membagikan Takjil Bagi Pengguna Jalan

Tribrata News Aceh Timur-Kasat Lantas Polres Aceh Timur, Iptu Ritian Handayani, S.I.K bersama puluhan anggotanya bersama membagi-bagikan makanan buka puasa (takjil) kepada para pengendara yang melintas di jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di Simpang Tiga Kuala Idi, Jum’at (25/05/2018) petang.
Aksi simpatik tersebut merupakan bentuk wujud Polres Aceh Timur dalam mempererat tali silaturahmi. “Kami menghormati dan peduli pada saudara kita yang menjalankan ibadah puasa. Kita berharap santapan berbuka puasa ini bisa menjalin tali silaturahmi,” ujar Iptu Ritian Handayani, S.I.K.
Menurutnya, pemberian takjil tidak hanya akan dilakukan sekali, namun juga berkelanjutan di hari-hari berikutnya dengan mengambil lokasi yang berbeda dan merupakan salah satu titik simpul kepadatan lalu lintas.
Sementara itu saat disinggung persiapan mudik dan situasi lalu lintas di wialayah hukum Polres Aceh Timur, Iptu Ritian Handayani, S.I.K menyatakan, untuk saat ini situasi arus lalu lintas masih dalam kondisi relative stabil tidak ada ntrean atau kemacetan terjadi pada saat menjelang buka puasa, karena kami telah mensiasati dengan merekayasa arus lalu-lintas salah satunya pengalihan arus jalan. Terangnya. (Iwan Gunawan).

Kapolres Aceh Timur Menjenguk Ayah Leuge Yang Sedang Menjalani Perawatan Di Rumah Sakit

Tribrata News Aceh Timur-Dalam rangka memberikan rasa simpatiknya kepada ulama, Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.H didampingi Kapolsek Peureulak, AKP Simson Purba, pada Jum’at (25/05/2028) pagi menjenguk Tgk. H. Bukhari Hasan (Ayah Leuge) yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Langsa.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Aceh Timur memberikan semangat serta mendo’akan kepada Ayah Bukhari yang sedang sakit segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT.
“Sudah menjadi kewajiban sebagai umat muslim untuk terus meningkatkan tali silaturahmi kepada sesama, terlebih beliau (Ayah Leuge) adalah ulama kharismatik Aceh yang menjadi panutan umat muslim dan sekaligus kegiatan ini merupakan perwujudan pelayanan prima Kepolisian kepada masyarakat, selain itu diharapkan kegiatan seperti ini dapat menjalin silaturahmi dan menumbukan rasa kekeluargaan sehingga dapat menciptakan hubungan yang baik antara petugas kepolisian dengan tokoh agama maupun warga masyarakat,” terang Kapoleres aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.H. (Iwan Gunawan).

Satreskrim Polres Aceh Timur, Amankan Seorang Remaja Yang Diduga Sebagai Pelaku Pembobolan Toko Di Peureulak

Tribrata News Aceh Timur-Unit V Opsnal Reskrim Sat Reskrim Polres Aceh Timur, pada Kamis (24/05/2018) dinihari berhasil mengamankan seorang remaja yang diduga sebagai pelaku pencurian (pembobolan) toko di wilayah Peureulak.
Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Erwin Satrio Wilogo, S.H, S.I.K, M.Si, mengungkapkan, pelaku berinisial MLN (17), warga Kecamatan, Ranto Peurelak. Dari tanganya kami berhasil menyita barang bukti berupa; 31 bungkus rokok, 1 (satu) botol Fanta, 1 (unit) sepeda motor Yamaha Jupiter Z Nomor Polisi BL 3710 F, 1 (satu) buah obeng dan 1 (satu) unit handphone merk Stauberry warna merah. Ungkapnya.
Dijelaskan oleh Kasat Reskrim, pengungkapan pelaku tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat Gampong Blang Bitra, Kecamatan Peureulak yang menyatakan bahwa di SPBU Blang Bitra terdapat 2 (dua) orang dengan gerak-gerik mencurigakan.
Dari informasi tersebut, anggota opsnal kami yang sedang melakukan patroli melakukan penyelidikan. Ketika anggota kami sampai di lokasi, keduanya sedang membagi-bagi rokok yang kami duga hasil kejahatan mereka. Mengetahui kedatangan petugas, kawan dari MLN yang berinisial IQB berhasil melarikan diri.
MLN mengatakan, pada Kamis dinihari keduanya dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter Z Nomor Polisi BL 3710 F berangkat dari Ranto Peuerulak menuju ke sebuah toko yang terletak di Gampong  Keude Peureulak untuk melakukan aksi pencurian dan berhasil mengambil rokok dan minuman, setelah berhasil mereka bermaksud kembali pulang ke Ranto Peureulak namun di SPBU Blang Bitra keduanya membagi hasil kejahatannya yang akhirnya berhasil kami amankan.
Saat ini pelaku (MLN) berikut barang bukti dan sepeda motor kami amankan ke polres sedangkan IQB kami tetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). Terang Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Erwin Satrio Wilogo, S.H, S.I.K, M. Si. (Iwan Gunawan).

Beri Rasa Nyaman Kepada Pengemudi Dan Penumpang Bus, Personel Polres Aceh Timur Kawal Bus Lintas Propinsi Hingga Batas Wilayah Hukum

Tribrata News Aceh Timur-Sebagai bentuk pelayanan, perlindungan dan pengayoman terhadap masyarkat sekaligus memberikan rasa nyaman kepada pengguna angkutan umum khususnya bus lintas prpinsi, Polres Aceh Timur menempatkan 2 (dua) personelnya guna mengawal setiap bus yang melintas di wialayh hukumnya.
Seperti yang terlihat pada, Jum’at (25/05/2018) dinihari, sejumlah personel Polres Aceh Timur menaiki sejumlah bus antar propinsi yang melintas di depan polres guna dikawal hingga ke perbatasan wilayah hukum Polres Aceh Timur.
Pengawalan tersebut merupakan perintah langsung Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.H pasca terjadinya pelemparan bus Kurnia dan PM. TOH beberapa hari lalu.
“Pada initinya kami tidak bangga bisa mengungkap pelaku pelemparan bus yang melintas di wilayah hukum kami, akan tetapi suatu kebanggan tersendiri, kami bisa memberikan raya nyaman kepada pengemudi bus dan penumpang yang menggunaka jasa transportasi umum,” ujar Kapolres Aceh Timur.
Selain melakukan pengawalan, lanjut AKBP Wahyu Kuncoro, kami juga melakukan patroli secara mobile yang dilakukakan oleh Satuan Sabhara dan Satuan Lalu Lintas di sepanjang jalan lintas Medan-Banda Aceh yang berada di wilayah hukum kami termasuk polsek jajaran juga melakukan hal yang sama. Jelasnya.
Selain itu, kami juga memerintahkan kepada para kapolsek serta Bhabibkamtibmas untuk memberikan penyuluhan kepada pemuda dan remaja tentang bahaya dari pelemparan bus yang melintas di jalan raya. Dengan pendekatan ini diharapkan mereka tak lagi melempari bus karena dapat mencelakakan orang banyak.
Kami berharap, dengan adanya patroli rutin ini, tak ada lagi pelaku yang nekat melempar bus karena sangat membahayakan sopir dan penumpang. Juga merugikan para pemilik bus dan kami akan mengambil tindakan tegas sesuai undang-undang terhadap para pelaku yang kedapatan melempar bus maupun mobil pribadi di wilayah hukum Polres Aceh Timur.
Kami terus meningkatkan semua fungsi operasional di wilayah masing-masing dengan memanfaatkan personel, baik Sabhara, Satlantas, Sat Binmas, Reskrim, maupun Sat Intel. Para personel ini diharapkannya aktif mencegah dan menindak aksi-aksi iseng para remaja yang menyebabkan kerugian awak bus, bahkan tak menutup kemungkinan mencederai penumpangnya. Terang Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K. (Iwan Gunawan).

Satlantas Polres Aceh Timur Tingkatkan Patroli “Blue Light” Pada Bulan Ramadhan

Tribrata News Aceh Timur-Sebagai manifestasi palaksanaan Undang-undang Kepolsian yang memberikan kewenangan kepada Kepolisian sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan masyarakat. Salah satu penjabaranya adalah pelaksanaan patroli, seperti yang dilakukan Satlatas Polres Aceh Timur pada Jum’at (25/05/2018) dinihari dengan melakukan patroli.
Dengan pelaksanaan Patroli Blue Light dapat pula digunakan untuk melakukan penggalangan, pemetaan kerawanan, pemetaan kemampuan antisipasi kerawanan oleh warga, memotivasi petugas siskamling, memberikan pencerahan dan informasi Kamtibmas kepada masyarakat, sehingga masyarakat memiliki daya cegah dan daya tangkal terhadap setiap ancaman gangguan Kamtibmas.
Kasat Lantas Polres Aceh Timur, Iptu Ritian Handayani, S.I.K menagatakan, Blue Light Patrol ini dilaksanakan untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya tindak kejahatan khususnya di malam hari hingga dini hari. Menurutnya, patroli memang difokuskan dilaksanakan pada waktu malam sampai dengan dini hari dengan mengoptimalkan tindakan preventif, menyalakan lampu biru pada malam hari. “Sehingga masyarakat akan tahu ada kehadiran polisi, dengan melihat lampu biru sehingga merasa aman dan nyaman,” katanya. (Iwan Gunawan).