Circle Gallery

Kamis, 23 Februari 2017

Kapolres Aceh Timur: Alhamdulillah Rapat Rekapitulasi Penghitungan Suara Berjalan Lancar Dan Aman

Tribrata News Aceh Timur-Selisih tipis pada penghitungan suara serta diwarnai aksi walk out dari saksi salah satu pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Aceh Timur, Rapat Pleno Hasil Rekapitulasi Pemungutan Dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati Aceh Timur Pada Pemilukada Tahun 2017 yang diadakan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Timur, pada Kamis (23/02) berjalan lancar dan aman.
"Rapat pleno, Alhamdulillah berjalan lancar dan aman, terima kasih kepada masyarakat Aceh Timur yang terus menjaga persaudaraan dan kerukunan. Jadi bisa kami pastikan wilayah hukum Polres Aceh Timur Kondusif," ujar Kapolres Aceh Timur kepada wartawan usai penutupan rapat pleno.
Ia menambahkan, sinergitas para petugas gabungan yang melaksanakan pengamanan pleno kali ini juga sangat kami apresiasi. Atas nama pimpinan, kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan (TNI, Polri, Brimob, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran dan Satpol PP) atas giat ini. Terang Kapolres Aceh Timur. AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum.
Sebelumnya, KIP Aceh Timur mengadakan Rapat Pleno Hasil Rekapitulasi Pemungutan Dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati Aceh Timur Pada Pemilukada Tahun 2017 yang dipimpin oleh Ketua KIP Iskandar A. Gani bersama komisioner KIP lainnya yakni Tarmizi, Ridwan Su’ud, Mulia Karim dan Sofyan Hamsya.
Dalam rapat tersebut juga dihadiri oleh Ketua Panwaslih Kabupaten Aceh Timur Zainal Abidin, 24 Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan saksi dari kedua Paslon Bupati-Wakil Bupati Aceh Timur Periode 2017-2022.
Dalam Pemilukada Tahun 2017 ini, Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Aceh Timur sebanyak 278.203 jiwa dan jumlah warga yang menggunakan hak pilih sebanyak 189.704.
Adapun jumlah peroleh suara masing -masing calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh sebagai berikut:
Nomor Urut 1 (Tarmizi Karim-Muhsalmina Ali): 20.861 suara; Nomor Urut 2 (Zakaria Saman-T. Alaidinsyah): 10.058 suara; Nomor Urut 3 (Abdullah Puteh-Sayed Mustafa Usab): 1.349 suara; Nomor Urut 4 (Zaini Abdullah-Nasaruddin): 4.224 suara; Nomor Urut 5 (Muzakir Manaf-T.A Khalid): 77.954 suara dan Nomor Urut 6 (Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah): 60.892 suara.
Sedangkan perolehan suara calon Bupati-Wakil Bupati adalah: Nomor Urut 1 (Ridwan Abu Bakar-Abdul Rani): 88.698 suara dan Nomor Urut 2 (Hasballah Bin H.M Thaib-Syahrul Bin Syama’un): 93.228 suara. Pada saat pelaksanaan rapat pleno penghitungan suara bupati-wakil bupati, hanya diikuti oleh satu saksi yaitu saksi dari Pasangan Nomor Urut 2. Sedangkan saksi dari Pasangan Nomor Urut 1 meninggalkan tempat rapat, dengan mengajukan keberatan. Karena Pasangan Nomor Urut 1 menilai terdapat kecurangan serta adanya peristiwa tanggal 16 Februari lalu terkait Formulir C1. (Iwan Gunawan).

Kapolres Aceh Timur Ajak Petugas Untuk Berzikir Sebelum Melakukan Pengamanan Rapat Pleno KIP

Tribrata News Aceh Timur-Petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Brimob, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran Dan Satpol PP, pada Kamis (23/02) pagi melaksanakan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum.
Sebelum melaksanakan tugas Kapolres Aceh Timur yang saat itu didampingi oleh: Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Agus Firman Yusmono, Dandim 0104/Atim Letkol Inf Amril Isya Siregar, Kepala Detasemen Brimob Polda Sumatera Selatan AKBP Bachtiar Effendi, Danyon Raider Khusus 111/KB Mayor Inf M. Iqbal Lubis dan Kabid Trantib Satpol PP  T. Amran mengajak seluruh petugas untuk berzikir.
Sebelum kita melaksanakan tugas pengamanan Rapat Pleno Hasil Rekapitulasi Pemungutan Dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati Aceh Timur Pada Pemilukada Tahun 2017, marilah kita berzikir sekaligus memohon kepada Allah SWT agar kita dalam menjalankan tugas diberikan perlindungan oleh-Nya dan pelaksanaan rapat pleno bisa berjalan tertib, aman dan lancar, kata Kapolres.
Usai bezikir Kapolres menyampaikan, dalam melaksanakan apel bersama dalam rangka pengamanan rapat pleno kali ini, kita menyiapkan personil dan juga kelengkapannya. Mengingat ada isu akan ada pelaksanaan demo, oleh sebab itu kami bersama Dandim mempersiapkan personil untuk siaga. Sebagai aparat keamanan kita harus mampu menciptakan kondisi yang aman. Tegas Kapolres.
Ditambahkanya, misi pengamanan kita kali ini adalah misi kemanusiaan, utk itu para Danton dan Danki untuk mengambil anggotanya dan menempatkan posisi anggotanya di tempat yang sudah kami ploting. Terang Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum.
Setidaknya 1.000 petugas gabungan melakukan pengamanan Rapat Pleno Hasil Rekapitulasi Pemungutan Dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati Aceh Timur Pada Pemilukada Tahun 2017 yang berlangsung di kantor KIP Aceh Timur. (Iwan Gunawan).

Rabu, 22 Februari 2017

Kapolres Aceh Timur Pimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pengamanan Rapat Pleno KIP

Tribrata News Aceh Timur-Bertempat di Aula Wira Satya Polres Aceh Timur pada Kamis (22/02) siang berlangsung rapat koordinasi persiapan pengamanan Rapat Pleno Hasil Rekapitulasi Pemungutan Dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati Aceh Timur Pada Pemilukada Tahun 2017 oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Timur.
Rapat dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum dengan didampingi oleh Kepala Detasemen Brimob Polda Sumatera Selatan AKBP Bachtiar Effendi dan Perwira Penghubung Kodim 0104/Atim Mayor Sulistiyono.
Rapat yang membahas teknis pengamanan rapat pleno KIP ini diikuti oleh; Hoesni Thamrin (Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Timur), T. Amran (Kabid Trantib Sat Pol PP Kabupaten Aceh Timur), para Kabag, Kasat, Kapolsek, Danki Brimob Polda Sumsel. Dalam rapat tersebut membahas tekhnis pengamanan selama rapat pleno berlangsung.
Kapolres mengatakan, besok (Kamis, 23/02) kita akan melakukan pengamanan rapat pleno KIP yang akan di laksanakan di kantor KIP. Untuk itu sangat penting dilakukan  rapat koordinasi ini agar pelaksanaan pengamanan dan rapat pleno bisa berjalan lancar.
Selain mengamankan kantor KIP dan pelaksanaan rapat, lanjut Kapolres, yang tidak kalah pentingnya adalah dokumen-dokumen yang berada di kantor KIP juga harus aman, mengingat itu adalah dokumen negara. Oleh karena itu dalam melaksanakan pengamanan esok, kita harus ekstra ketat terhadap tamu atau undangan yang akan memasuki kantor KIP. Kata Kapolres.
Adapun hasil dari rapat koordinasi tersebut adalah; Kapolres meminta kepada pasangan calon (Paslon) untuk tidak mengerahkan massa ke kantor KIP dengan dalih apapun. Untuk itu, Kapolsek bersama Danramil diminta untuk melakukan sosialisasi kepada para simpatisan atau pendukung paslon untuk tidak mengikuti ajakan bila ada orang atau kelompok untuk melakukan aksi ke kantor KIP esok hari. Pihak keamanan dalam hal ini Polisi dibantu oleh TNI dan Brimob akan menindak tegas apabila ada pengerahan massa.
Untuk pengamanan arus lalu lintas akan dilakukan oleh Satlantas Polres Aceh Timur dengan dibantu petugas dari Dinas Perhubungan dan Sat Pol PP Kabupaten Aceh Timur. Selanjutnya untuk arus lalu lintas, selama berlangsungnya rapat pleno, kendaraan dari arah Medan-Banda Aceh dan sebaliknya akan dialihkan melalui jalur alternatif yang akan dipandu oleh petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Timur.
Sementara itu Ketua KIP Aceh Timur, Iskandar A. Gani mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan persiapan tempat pelaksanaan rapat pleno yang akan dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB esok hari.
“Insya Allah persiapan sudah matang dan kami mohon do’a dari seluruh masyarakat Aceh Timur agar pelaksanaan Rapat Pleno Hasil Rekapitulasi Pemungutan Dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati Aceh Timur Pada Pemilukada Tahun 2017 bisa berjalan dengan tertib, aman dan lancar. Kata Ketua KIP Aceh Timur, Iskandar A. Gani. (Iwan Gunawan).

Himbauan Kapolres Aceh Timur

Tribrata News Aceh Timur-Negara Kesatuan Republik Indonseia adalah negara hukum dan demokrasi. Salah satu bentuk demokrasi tersebut adalah pemilihan pemimpin negara dan kepala daerah. Saat ini, masyarakat Kabupaten Aceh Timur sedang melaksanakan pesta demokrasi dalam bentuk Pemilukada Gubernur-Wakil Gubernur Aceh dan Bupati - Wakil Bupati Aceh Timur. Pada pemilukada tersebut terdapat tahapan-tahapan yang dimulai dari tahapan pendaftaran sampai tahapan pelantikan.
Besok, Kamis, 23 Februari 2017, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Timur telah menetapkan menjadi hari penetapan Bupati - Wakil Bupati Aceh Timur terpilih yang diawali dengan sidang pleno tingkat kabupaten. Pelaksanaan sidang pleno tersebut wajib berjalan karena merupakan tahapan pemilukada. Sehingga setiap orang yang bertujuan mengganggu atau menggagalkan pelaksanaan sidang pleno merupakan katagori kejahatan yang mendapat sanksi pidana sebagaimana diatur dalam pasal 178 F Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 dengan sanksi hukuman minimal 36 bulan dan maksimal 178 bulan.
Polres Aceh Timur dan Kodim 0104/Atim menjamin pelaksanaan sidang pleno esok hari tetap berjalan. Siapapun yang akan mengganggu jalannya sidang pleno tersebut akan dilakukan tindakan tegas.
Kapolres Aceh Timur menghimbau masyarakat agar tidak terpengaruh pada ajakan salah satu Pasangan Calon (Paslon) untuk melaksanakan aksi damai dalam rangka penolakan hasil pemilukada dan meminta pemilihan ulang. Unjuk rasa tersebut salah satu bentuk kejahatan yang dapat diproses hukum dengan ancaman pidana tersebut diatas.
Setelah hari pemungutan suara, salah satu paslon telah melakukan provokasi dan pembentukan opini negatif kepada masyarakat Aceh Timur dengan menyebarkan baik melalui surat maupun media sosial surat penolakan hasil pilkada kepada KIP Kabupaten Aceh Timur yang isinya pada poin 3 dan poin 4 berisi fitnah karena isi pada poin tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
Kita sebagai umat muslim agar diingat bahwa fitnah adalah perbuatan lebih kejam dari pada pembunuhan dan mendapatkan dosa besar yang tidak terampuni bila tidak dimaafkan oleh orang yang difitnah. 

Hari Selasa 22 Februari 2017, Hasil rapat Sentra Gakkumdu Aceh Timur bersama Sentra Gakkumdu Pusat terkait peristiwa pengambilan formulir C1 oleh ketua KIP dan ketua PPK Rantau Peurlak dengan kesimpulan belum dapat dipastikan bentuk pelanggarannya. Hal ini menunjukkan bahwa peristiwa tersebut bukan tindak pidana atau kejahatan dalam pemilukada.
Kapolres Aceh Timur menegaskan akan menindak dengan tegas dan memproses hukum terhadap siapapun yang menjadi penggerak massa dan panitia dalam rangka unjuk rasa penolakan hasil pemilukada pada hari kamis tanggal 23 Februari 2016. Penggerak massa dan panitia  tersebut yang akan diproses hukum dari tingkat desa sampai tingkat kabupaten.
Kapolres Aceh Timur telah memerintahkan jajaran untuk mendata dan menghimbau penggerak dan panitia unjuk rasa yang rencananya akan dilakukan oleh salah satu paslon yang sudah merasa kalah dalam pilkada Aceh Timur 2017 agar dibatalkan karena kegiatan tersebut kategori melanggar hukum dan mengkhianati masyarakat Aceh Timur yang memegang teguh ajaran islam dengan menerapkan syariat islam dalam kehidupan sehari-hari.
Paslon dan tim pemenangan harus menyadari bahwa untuk menjadi terpilih  dalam hasil pilkada harus mendapat ijin Allah SWT dan suara terbanyak dari rakyat. Walaupun merasa mendapat suara rakyat banyak, namun Allah SWT belum mengijinkan, maka paslon tersebut tidak akan terpilih menjadi pemimpin.
Sekali lagi , dengan atas nama masyarakat Aceh Timur dan Undang-undang, Kapolres Aceh Timur akan menindak tegas dan memproses hukum kepada siapapun yang menjadi penggerak massa termasuk paslon dan panitia unjuk rasa yang bertujuan penolakan hasil pemilukada dari tingkat desa/gampong sampai tingkat kabupaten. (Brigadir Kamil).

Selasa, 21 Februari 2017

Pemilukada Usai, Kanit Binmas Polsek Banda Alam Ajak Warga Jaga Kerukunan Dan Persaudaraan

Tribrata News Aceh Timur-Kanit Binmas Polsek Banda Alam, Bripka Zainuddin bersama Brigadir Herizal, pada Selasa (21/02) siang melakukan kegiatan patroli dialogis di Desa Panton Rayeuk M.
Dalam kesempatan tersebut keduanya menyambangi rumah-rumah warga sekedar untuk menyapa sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas utamanya yang berkaitan dengan pelaksanaan Pemilukada Tahun 2017 yang sudah dilaksanakan dengan lancar, aman dan damai.
Kapolsek Banda Alam, Iptu JustinTarigan mengatakan, pada Pemilukada Tahun 2017 daerah kami ini dianggap masuk garis merah. Namun ternyata setelah kita lalui bersama, semua berjalan dengan lancar dan aman. Namun bukan berarti riak-riak itu tidak ada, sehingga perlu untuk kembali melakukan rekonsiliasi antar para pendukung khususnya pemuda juga warga,” kata Kapolsek.
Menurutnya, dengan dilakukan patroli dialogis ini diharapkan bisa membangun daya tangkal dan daya cegah warga masyarakat teradap potensi gangguan kamtibmas, provokasi, intimidasi juga hasutan dari pihak yang tidak bertanggung jawab yang menyangkut telah usainya Pemilukada 2017 ini agar tidak terjadi gesekan di kalangan masyarakat.
Kepada anggota yang melakukan kegiatan patroli, kami tegaskan agar mereka menyampaikan himbauan kepada masyarakat, agar perbedaan tidak dijadikan sebagai selisih paham satu sama lain. Masyarakat diminta untuk menjaga kerukunan antar sesama warga, kata Kapolsek.
Ditambahkanya, dengan kehadiran polisi di tengah warga kami berharap agar terciptanya keamanan, ketenteraman dan kenyamanan kepada masyarakat. Selain itu sebagai langkah polisi dalam membangun kedekatan dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Terang Kapolsek Banda Alam, Iptu Justin Tarigan. (Iwan Gunawan).