Selasa, 17 September 2019

Gerbang Pora Sambut Kedatangan Kapolres Aceh Timur


Tribrata News Aceh Timur-Tongkat komando Kapolres Aceh Timur telah berpindah dari AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.H kepada AKBP Eko Widiantoro, S.I.K, yang sebelumnya menjabat sebagai Kassubdit III Ditreskrimsus Polda Aceh. Pejabat lama, AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.H dimutasikan sebagai Wadireskrimum Polda Aceh.
Upacara tradisi Gerbang Pora digelar, saat menyambut kedatangan pejabat baru Kapolres Aceh Timur. Tradisi Gerbang Pora dilakukan sebagai ucapan selamat datang untuk pejabat yang baru. Sejumlah perwira Polres Aceh Timur, membentuk barisan saling berhadapan di pintu masuk mapolres sambil menghunus pedang.
Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro bersama istri berjalan melewati barisan perwira yang diikuti pejabat lama disambut oleh Wakapolres memasuki gerbang pora.
Setelah melewati payung pora, Kapolres Aceh Timur beserta istri disambut tari ranup lampuan yang dibawakan Polwan Polres Aceh Timur
Selanjutnya Kapolres Aceh Timur diperkenalkan kepada pejabat utama polres dan kapolsek oleh pejabat lama.
Usai prosesi gerbang pora, pejabat lama dan pejabat baru Kapolres Aceh Timur memimpin apel bersama yang dihadiri pejabat utama polres, kapolsek dan anggota Polres  Aceh Timur.
AKBP Wahyu Kuncoro dalam sambutanya mengatakan, selama satu setengah tahun menjabat kapolres banyak suka dan duka meski beberapa prestasi diraih pada masa kepemimpiananya, ia mengakui masih banyak kekurangan di sana-sini dan ia berhak semoga pejabat baru bisa membawa Polres Aceh Timur lebih baik lagi.
“Atas nama pribadi dan keluarga kami mohon undur diri mohon ma’af atas segala kekhilafan tutur kata maupun perbuatan selama kami menjadi bagian dari Polres Aceh Timur.”  Pungkas AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.H.
Sementara itu Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.I.K, M.H mengajak seluruh anggota Polres Aceh Timur untuk meningkatkan soliditas.
Kita ini sebuah team work yang harus selalu kompak dalam pelaksanaan tugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Mengakhiri sambutanya, kapolres mengucapkan selamat bertugas di jabatan yang baru kepada AKBP Wahyu Kuncoro dan bisa semakin sukses. ” Ungkap Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.I.K, M.H. (Iwan Gunawan).

Senin, 16 September 2019

Polsek Julok Berhasil Amankan Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Jenis Shabu


Tribrata News Aceh Timur-Kepolisian Sektor Julok kembali mengamankan seorang yang diduga sebagai pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis shabu, pada Senin (16/09/2019) malam.
Kapolsek Julok AKP Suparwanto, S.H, M.H mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan warga Gampong Buket Seuroja bahwa pelaku yang berinisial MY (36) melakukan transaksi di rumahnya.
Memperoleh informasi tersebut, Kanit Reskrim melaporkan kepada kami dan kami perintahkan untuk dilakukan penyelidikan.
Setelah mendapatkan perintah tersebut Kanit Reskrim dan beberapa anggota Polsek Julok bergerak menuju ke rumah pelaku. Sesampainya di lokasi anggota langsung mengamankan pelaku dan melakukan penggeledahan.
Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti di dalam lemari kamar pelaku, terdapat 1 (satu) buah dompet kecil yang disimpan pada lipatan baju. Dalam dompet tersebut berisikan 5 (lima) paket yang dibungkus dengan plastik bening berisikan diduga narkotika jenis shabu yang terdiri dari 1 (satu) paket ukuran besar dan 4 (empat) paket ukuran kecil dengan berat keseluruhan 3,34 (tiga koma tiga puluh empat) gram. Selain itu, di kamar pelaku juga terdapat 1 (satu) set alat hisap siap pakai (sedotan, kaca pirex, dan botol air mineral).
Atas temuan barang bukti tersebut, pelaku beserta barang bukti segera dibawa ke Polsek Julok guna dilakukan proses hukum lebih lanjut. Terang Kapolsek Julok AKP Suparwanto, S.H, M.H (Iwan Gunawan).

Komitmen Polri, Kapolda-Kapolres Ditegaskan Harus Mampu Ungkap Kasus Karhutla


Tribrata News Aceh Timur-Terkait kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs Tito Karnavian, M.A, Ph.D.
Polri menegaskan kepada para kapolda dan kapolres harus mampu mengungkap kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah masing-masing. Dengan penegakan hukum, Polri yakin akan ada efek jera bagi pelaku.
“Sudah diperintahkan kepada jajaran tingkat polda dan polres untuk mampu mengungkap itu, harus mampu. Pengungkapan dalam rangka memitigasi, jangan sampai pelaku ini mengulangi perbuatannya. Karena ini merugikan semua pihak,” kata Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Suhendro, S.I.K, M.H usai mengikuti video conference dengan Kapolri, Senin (16/9/2019)
AKBP Eko Widiantoro mengutip penyampaian Kapolri bahwa jumlah tersangka kasus karhutla saat ini terdapat di enam provinsi, yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, bertambah setiap hari. Saat ini total tersangka 189 dengan rincian 185 orang dan empat korporasi.
“Hari ini untuk update pengungkapan tersangka seperti disampaikan oleh Bapak Kapolri, untuk Polda Riau ada 47 tersangka perorangan, kemudian untuk korporasi masih satu. Kemudian Polda Sumatera Selatan ada 18 tersangka, korporasi nihil. Polda Jambi ada 14 tersangka, korporasi nihil,” paparnya.
Kapolres menuturkan, Polri berkomitmen menegakkan hukum semaksimal mungkin. Sebab, 99 persen penyebab karhutla disimpulkan karena faktor kemanusiaan. Sebut AKBP Eko Widiantoro, S.I.K, M.H. (Iwan Gunawan).

Tim Kesenian Polres Aceh Timur Mengisi Pembukaan Peringatan Hari Koperasi ke-72 Tingkat Provinsi Aceh


Tribrata News Aceh Timur-Tim Kesenian Polres Aceh Timur mengawali rangkaian kegiatan Pembukaan Peringatan Peringatan Hari Koperasi yang ke-72 Tahun 2019 Tingkat Provinsi Aceh, yang dipusatkan di Lapangan Upacara Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Senin (16/09/2019).
Hadir dalam kegiatan ini diantaranya; Plt. Gubernur Aceh yang diwakili oleh Kadis Koperasi dan UKM Aceh Dr. Wildan, MPD; Ketua PKK provinsi Aceh an. Dr. Ir Dyah Erti Idawati, MT; Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M Thaib, S.H; Dandim 0104/Atim Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, S.Sos, M.Tr (Han); Wakapolres Aceh Timur Kompol Warosidi. S.H, M.H; Sektaris Daerah Kabupaten Aceh Timur M. Ikhsan Muhayat, S.T, M.A.P; Kepala Kejaksaan Negeri Idi Asbun Hasbullah, S.H, M.H; Ketua Pengadilan Negeri Idi Afrianti S.H, M.H; Ketua DPRK Aceh Timur Fatah Fikri; Ketua MPU Aceh Timur Tgk. H. Muhammad Nur (Abu Kinere); Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Aceh Timur Drs.H.Arijal M.Si; Perwakilan Kepala Dinas Koperasi Kabupaten se- Provinsi Aceh; Kepala OPD Kabupaten Aceh Timur dan tokoh masyarakat, tokoh ulama di Kabupaten Aceh Timur.
Tim Kesenian yang terdiri dari 16 personel ini menampilkan kolaborasi Tari Meusaree-Saree dan Tarek Pukat.
Disebut Meusaree-saree karena dalam bahasa Aceh yang artinya bersama-sama atau bergotong royong. Meusareee-saree merupakan dua gabungan tari yaitu tari top padee dan tarek pukat.
Gabungan dua tarian ini dikarenakan kesamaan makna yang menceritakan tentang bersama-sama atau bergotong royong dalam melakukan pekerjaan bertani dan bernelayan. Bentuk dalam tarian meusaree-saree
ada dua yaitu bentuk tidak terlihat dan bentuk luar. Bentuk tidak terlihat bisa dilihat dari tiga tahapan penyajiannya yaitu tahapan awal yang menceritakan tentang tanom padee, tahapan isi menceritakan tentang top padee dan tahapan penutup menceritakan tentang tarek pukat. bentuk luar dapat dilihat dari gerak tari, busana, properti, iringan musik, pola lantai dan tempat pertunjukkan.
Fungsi tari meusaree-saree pada masyarakat Kota Langsa Provinsi Aceh adalah sebagai hiburan dan sosial.
Dengan adanya tarian Meusaree-saree ini masyarakat lebih mengenal tentang gotong royong. (Iwan Gunawan).

Ngobrol di Warung Kopi, Kiat Bhabinkamtibmas Polsek Peureulak Bersinergi Dengan Warga


Tribrata Aceh Timur-Salah satu tempat favorit dari warga untuk berkumpul sekedar ngobrol adalah warung kopi.
Hal tersebut dimanfaatkan Bhabinkamtibmas Polsek Peureulak Bripka Ari Wibowo bersama Brigadir Dalmi Ramadhan untuk ikut bergabung bersama warga sambil menikmati minuman ringan serta ikut ngobrol santai di sebuah warung kopi di Gampong Keude Peureulak, Senin (16/09/2019).
Kapolsek Peureulak AKP Muhammad Nawawi, S.H mengatakan, di mana saja maupun kapan saja Bhabinkamtibmas diharapkan bisa memanfaatkan situasi guna serap informasi maupun menyampaikan himbauan kepada warga masyarakat. Ujar Kapolsek.
Ditambahkanya, melalui ngobrol bareng dan menjalin komunikasi selain dapat selalu dekat bersama dengan warga, sekaligus juga dapat mudah dalam komunikasi, wargapun tidak merasa takut jika menyampaikan informasi yang terjadi dilingkungannya. Melalui jalinan komunikasi disampaikan himbauan, sekaligus dengan mengajak warga agar juga ikut berperan aktif dan peduli dengan lingkungan.
Utama dalam mengantisipasi terjadinya curat, curas dan curanmor, warga diajak agar dapat meningkatkan keamanan lingkungannya. Hal tersebut dilakukan dengan harapan guna terciptanya situasi kamtibmas kondusif terkendali. Terang Kapolsek Peureulak AKP Muhammad Nawawi, S.H. (Iwan Gunawan).