Circle Gallery

Baris Video

Loading...

Jumat, 23 Juni 2017

Jelang Hari Raya Idul Fitri Polsek Madat Memberikan Tali Asih Kepada Anak Yatim Dan Kaum Dhuafa

Tribrata News Aceh Timur-Kapolsek Madat, Ipda Hendra Sukmana melaksanakan buka puasa bersama di mapolsek setempat, pada Jum’at (23/06). Acara buka puasa bersama dirangkai dengan pemberian tali asih berupa bingkisan dan sedekah kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa.
Ipda Hendra Sukmana mengungkapkan bahwa melalui pemberian bingkisan ini kami utamakan kepada anak yatim/piatu juga kaum dhuafa dengan tujuan dapat membangun kebersamaan dan keharmonisan sehingga dengan sendirinya situasi kondusif dapat terwujud.
Menurutnya, pemberian tali asih terhadap anak yatim dan kaum dhuafa ini sebagai penjabaran terhadap Firman Allah SWT yang tertuang dalam Al-Qur’an Surat Al-Maa’un yang berisi pemberitahuan bahwa, orang yang mendustakan agama itu adalah orang-orang yang menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Dengan ketentuan dalam Surat Al-Ma’un inilah kami dan para anggota beserta Bahyangkari Ranting Madat berbagi kepada anak yatim/piatu dan kaum dhuafa, terang Kapolsek Madat, Ipda Hendra Sukmana. (Milka).

Kapolres Aceh Timur Tinjau Pos Pengamanan Dan Pelayanan Operasi Ramadniya 2017

Tribrata News Aceh Timur-Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M.Hum pada Jum’at (23/06) melakukan pengecekan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Operasi Ramadniya 2017 dalam menghadapi arus mudik menjelang dan sesudah Idul Fitri 1438. H.
Dalam Operasi Ramadniya tahun ini Polres Aceh Timur mendirikan 1 (satu) Pos Pelayanan di Desa Titi Baro, Kecamatan Idi Rayeuk juga 2 (dua ) Pos Pengamanan di Desa Lhok Dalam, Kecamatan Peureulak dan di Keude Simpang Ulim.
Selain mengecek kesiapan personil pengamanan, Kapolres juga melakukan pemeriksaan mulai dari administrasi posko hingga jumlah personil yang melaksanakan pengamanan di posko.
Kapolres saat melakukan peninjauan posko didampingi oleh Kasat Lantas AKP Joko Utomo memulai pengecekan di Posko Idi Rayeuk kemudian dilanjutkan di Pos Simpang Ulim dan berakhir di Pos Peureulak.
Setelah melihat secara langsung, Kapolres mengaku puas dengan kesiapan anggota yang terlibat dalam pengamanan lebaran ini. Meski demikian ia tetap meminta kesiagaan petugas gabungan sekaligus menaruh harapan semua saling membantu dan memberikan kontribusi sesuai tugas.
Menurutnya, dilihat dari beberapa posko sudah aman terkendali. "Tujuan dari peninjauan ini, memastikan semua petugas khususnya kepolisian dan instansi terkait lainnya sudah siap melakukan pengamanan dan saat ini, dapat dipastikan semua aman terkendali." Terang Kapolres.
Ditambahkannya, posko itu sendiri didirikan memang dikhususkan untuk melaksanakan tugas aparat memberikan perlindungan dan pelayanan dalam kepentingan menyambut lebaran ini. "Pos ini akan didirikan selama 16 hari mulai dari tanggal 19 Juni sampai dengan tanggal 03 Juli mendatang." Pungkas Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M.Hum. (Iwan Gunawan). 

Satlantas Polres Aceh Timur Olah TKP Kecelakaan Lalu Lintas Yang Mengakibatkan Seorang Pelajar Meninggal Dunia Di Peureulak

Tribrata News Aceh Timur-Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) kembali terjadi di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh, Desa Blang Bitra, Kecamatan Peureulak yang mengakibatkan seorang korban meninggal dunia di tempat, pada Kamis (22/06) malam.
Kasat Lantas Polres Aceh Timur, AKP Joko Utomo, Jum’at (23/06) mengungkapkan, musibah itu terjadi bermula saat sepeda motor Honda Revo tanpa Nomor Polisi yang dikendarai oleh Irfan Farezi, (15), Pelajar, Warga Desa Gampong Tualang, Kecamatan Peureulak melaju dari arah timur (Medan menuju Banda Aceh) dengan kecepatan tinggi yang mana korban mengendari sepeda motornya sambil melakukan atraksi tiduran, sehingga tidak memperhatikan arah laju kendaraannya dan masuk ke lajur berlawanan.
Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motornya oleng sehingga melebar ke kanan dan menabrak mobil Toyota Fortuner Nomor Polisi BK 1016 JH yang dikemudikan Yaqub (46) warga Desa Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe yang melaju dari arah berlawanan. Kerasnya benturan mengakibatkan korban mengalami pendarahan dari telinga, memar di bagian dada, tangan kanan patah dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Memperoleh informasi dari masyarakat adanya kecelakaan tersebut, anggota kami langsung menuju ke lokasi kejadian guna mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Daerah Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Saat ini, kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah kami amankan ke Unit Laka Lantas Polres Aceh Timur, termasuk pengemudi mobil untuk kami mintai keterangan, ungkap Kasat Lantas.
Ditambahkanya, dari peristiwa tersebut ini harus menjadi atensi keras tidak hanya bagi Kepolisian utamanya Satuan Lalu-lintas melainkan juga menjadi perhatian khusus bagi para orang tua dan guru.
Artinya polisi tidak dapat berbuat sendiri untuk melakukan penertiban terhadap pelajar yang tidak disiplin dalam berlalu-lintas, tetapi juga perlu kerja sama yang baik dari masyarakat.
Pada dasarnya Sat Lantas Polres Aceh Timur telah melakukan berbagai upaya persuasif salah satunya melalui edukasi kepada pelajar.
"Diharapkan kepada para pelajar untuk tertib berlalu-lintas karena apabila terjadi kecelakaan maka masa depanpun akan sirna. Jadilah polisi bagi diri sendiri dan tetap mengutamakan keselamatan guna  mewujudkan Indonesia Tertib, Bersatu Keselamatan Nomor Satu, terang Kasat Lantas Polres Aceh Timur, AKP Joko Utomo. (Iwan Gunawan).

Kamis, 22 Juni 2017

Polres Aceh Timur Bersama BNK Kota Langsa, Test Urine Pengemudi Angkutan Lebaran 2017 Di Terminal Idi

Tribrata News Aceh Timur-Sebagai upaya untuk mengantispasi terjadi kecelakaan lalu-lintas yang diakibtakan pengaruh dari narkotika, Polres Aceh Timur bersama Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kota Langsa menggelar tes urine  terhadap pengemudi Angkutan Lebaran Tahun 2017 di terminal Idi Rayeuk, Kamis (22/06) pagi dini hari. Dari puluhan pengemudi yang menjalani test, terdapat 5 (lima) pengemudi yang hasilnya positif menggunakan narkotika.
Kabag Ops Polres Aceh Timur, Kompol Rusman Sinaga yang memimpin kegiatan ini, mengungkapkan lima pengemudi tersebut adalah; RSW (42), sopir, Takengon, (positif sabu dan ganja), Armada L-300 Lestari Baru Medan-Denai, Nomor Polisi BK 1386 ZB; RSL (38) sopir, Cot Leupung, Kabupaten Aceh Besar, (positif Shabu), armada L-300 Bahtera, Aceh Besar, Nomor Polisi BL 1860 AB; Aulia Rahman (31), sopir, (positif sabu-sabu dan ganja) armada L-300  Nomor Polisi BK 1364 XP; Dadang Prianya, (32) sopir, Buket Panjang, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, (positif sabu dan ganja), armada Bus Kurnia, Nomor Polisi BL 7789 PB dan Edy Saputra, (49), sopir, Pardomuan Motung, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara (positif sabu ), armada L-300 Lestari Baru, Nomor Polisi BK 1623 EH, ungkap Kabag Ops.
Lebih lanjut Kabag Ops mengatakan, setelah dinyatakan positif, kelima pengemudi tersebut tidak diperbolehkan mengemudikan kendaraan dan digantikan oleh sopir cadangan. Sebagai tindak lanjut dari test urine ini, pada Senin (03/07) mendatang, para pengemudi tersebut diminta untuk mendatangi BNK Kota Langsa. Terang Kabag Ops Polres Aceh Timur, Kompol Rusman Sinaga.
Dalam kegiatan test urine ini melibatkan; BNN Kota Langsa yang diketuai Kompol Anwar, sedangkan dari Polres Aceh Timur terdiri dari Sat Narkoba, Sat Lantas Polres Aceh Timur, Urdokes dan Sie Propam. (Milka).

Antisipasi Pelemparan Kendaraan, Polsek Julok Tingkatkan Patroli

Tribrata News Aceh Timur-Kepolisian Sektor Julok terus meningkatkan patroli di jalan lintas Medan-Banda Aceh. Kebijakan ini untuk mengantisipasi terjadinya aksi pelemparan kendaraan baik kendaraan umun maupun kendaraan pribadi di kawasanya mejelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438. H.
Menurut Kapolsek Julok, Ipda Eko Hadianto, Kamis (22/06) mengatakan para pelaku pelempar kendaraan biasanya beraksi di lokasi yang kurang cahaya penerangan. Sehingga patroli terus kita intensifkan. Kami terus menyisir ke sejumlah lokasi yang rawan terjadi aksi tersebut," kata Kapolsek.
Selain melakukan patroli di jalan raya, kami juga melaksanakan patroli ke sejumlah tempat yang rawan terjadinya tindak kriminal, salah satunya warung internet (warnet) yang beroperasi hingga menjelang sahur.
Kepada pengelola warnet kami tegaskan untuk tidak beropersi hingga larut dan bagi pengunjung warnet kami himbau untuk memperhatikan keamanan parkir kendaraan sehingga pelaku-pelaku kejahatan curanmor dapat diantisipasi. Himbaunya.
Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan, ketenteraman di tengah masyarakat dan lingkungan sendiri, sehingga bisa membawa kenyamanan masyarakat dalam beribadah. “Mari sama-sama kita jaga, agar wilayah Julok tetap aman dan tenteram, sehingga kita bisa beribadah dengan baik,” ujarnya.
Kapolsek menambahkan, sejumlah kriminal yang cenderung dilakukan menjelang lebaran dengan berbagai modus klasik, untuk itu kami minta warga tetap selalu waspada terang Kapolsek Julok, Ipda Eko Hadianto. (Iwan Gunawan).