Circle Gallery

Baris Video

Loading...

Selasa, 06 Agustus 2013

Sejarah Singkat Polres Aceh Timur

Seiring dengan perkembangan dan pertambahan penduduk, yang diikuti dengan semakin pesatnya perkembangan social budaya masyarakat, pada 10 Oktober 2002, Pemerintah secara resmi memutuskan untuk memekarkan Kabupaten Aceh Timur menjadi tiga kabupaten, yaitu Pemko Langsa berdomisili di langsa, kabupaten Aceh Tamiang berdomsili di Karang Baru dan Kabupaten Aceh Timur berdomisili di Peudawa, Keputusan ini dituangkan dalam Undang-undang No. 04 Tahun 2002.

Dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Aceh Timur yang berbatasan dengan Kabupaten Aceh Utara dan Pemko Langsa ini, maka pada 4 Desember 2003, Kapolda NAD Irjen Pol Drs. Bahrumsyah Kasman secara resmi mengeluarkan Surat Keputusan No. Pol: Kep/106/XII /2003 tentang pembentukan Polres Persiapan Aceh Timur. Saat pertama dibentuk, Kantor Polres ini di Markas Komando (Mako) Polsek Idi Rayeuk yang terlebih dahulu direnovasi sesuai dengan kebutuhan seluruh staf dan personil.

Sejalan dengan berjalannya roda pemerintahan, pembangunan dan perekonomian Polres Persiapan Aceh Timur yang sebelumnya berkantor di Polsek Idi Rayeuk, markas komandonya berpindah ke Ds. Paya Bilisa Kec. Peudawa, yang saat itu Kapolres Persiapan Aceh Timur Kompol. H. Hasbi, MS, SE. Luas wilayah hukum Polres Aceh Timur mencapai 630.771 km2. Di utara berbatasan dengan Selat Malaka, di selatan dengan Aceh Tengah dan Aceh Tenggara, di barat dengan Kab. Aceh Utara, dan di timur berbatasan dengan Kota Langsa.

Guna melindungi wilayah hukumnya dari gangguan Kamtibmas, Polres Aceh Timur tahun demi tahun personelnya bertambah hingga kini berjumlah 628 personel sedangkan Polsek terdiri dari 18 polsek yaitu, Polsek Madat, Polsek Pantee Bidari, Polsek Simpang Ulim, Polsek Indra Makmu, Polsek Julok, Polsek Nurussalam, Polsek Darul Aman, Polsek Idi Rayeuk, Polsek Banda Alam, Polsek Idi Tunong, Polsek Darul Ikhsan, Polsek Peudawa, Polsek Peureulak Barat, Polsek Peureulak, Polsek Ranto Peureulak, Polsek Serba Jadi, Polsek Simpang Jernih dan Polsek Peureulak Timur.

Hingga saat ini Polres Aceh Timur telah 5 kali mengalami pergantian pucuk pimpinan Polres Aceh Timur yaitu, Kompol. H. Hasbi, MS, SE. digantikan oleh AKBP. Ridwan Usman, Kemudian berganti AKBP. Iwan Eka Putra, Kemudian berganti AKBP. Muhajir, S.H., SIK., M.H., kemudian 09 Februari 2015  sampai dengan saat ini pucuk pimpinan Polres Aceh Timur dipegang oleh AKBP. Hendri Budiman, S.H., SIK., M.H.. (SA)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar