Rabu, 30 Agustus 2017

Dengan Pemahaman Hukum, Kapolres Aceh Timur Ajak Warga Julok Jaga Stabilitas Kamtibmas

Tribrata News Aceh Timur-Untuk menciptakan situasi kamtibmas tetap terjaga, pada Rabu (30/08) pagi berlangsung kegiatan tatap muka Kapolres Aceh Timur bersama Perangkat Gampong, Tokoh Agama, Tokoh Adat Dan Tokoh Pemuda Dalam Wilayah Julok dengan agenda Pemahaman Hukum Dalam Menjaga Stabilitas Kamtibmas.
Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Camat Julok ini dihadiri Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto S.I.K, M. Hum, Camat Julok Zainuddin, Kapolsek Julok Ipda Eko Hadianto, Danramil Julok diwakili, Pelda Irsal. N, Para perangkat gampong (Geuchik, Imum Mukim, Sekdes, Tuha Peut, Tuha Lapan) dalam wilayah Kecamatan Julok, Para Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda dalam wilayah Kecamatan Julok.
Dalam sambutanya Camat Julok, Zainuddin mengatakan, Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat Julok paham tentang hukum agar bisa membantu situasi wilayah Julok tetap aman. Wilayah Julok hingga saat ini dalam kondisi aman dan kondusif, masyarakat yang hadir diminta mengikuti sosialisasi ini yang selanjutnya disampaikan kepada warga yang lain. Ujarnya.
Sementara itu Kapolres Aceh Timur dalam paparanya menyampaikan, dalam berkehidupan kita sebagai umat manusia diatur dalam Al-Qur'an yang mengatur hubungan manusia dengan Allah (Hablum Minallah) dan hubungan manusia dengan manusia (Hablum minannas). Sementara kita dalam kehidupan sosial masyarakat kita diatur dengan undang-undang, untuk itu kami berharap masyarakat Julok khususnya dan umumnya masyarakat Aceh Timur jangan salah bertindak untuk menghindari jeratan hukum.
“Saya tidak mau warga Julok terjerat hukum ke depan, karena salah dalam bertindak, oleh karenanya saya harap kejadian kemarin diselesaikan melalui lembaga adat setempat sesuai dengan qanun yang berlaku.” Terang Kapolres.
Pada saat penyanderaan Lead Security PT. Medco, lanjut Kapolres terdapat beberapa hal yang berpotensi melangga hukum; pertama; warga menyatakan bahwa Lead Security PT. Medco memukul Anwar; kedua, warga secara bersama mengaraknya dan mencaci bahkan ada yang meludahi dan warga mendesak kepada Lead Security PT. Medco untuk meminta ma’af kepada warga.
Secara hukum sangat riskan apalagi menurut aqidah kita sebagai umat muslim, ini sangat disayangkan. Ke depan apabila terjadi gesekan antara warga dengan perusahaan, kami minta jangan berbuat anarkis, secepatnya hubungi Kapolsek, jika perlu hubungi saya, kami siap memfasilitasi dengan perusahaan untuk mencari jalan keluarnya.
Kapasitas saya menyampaikan hal tersebut bukan karena saya orang Medco, melainkan sebagai aparat negara dan tujuanya adalah saya tidak mau warga saya terjerat hukum.” Tegas Kapolres.
Mari kita bersama-sama membangun citra nama baik Aceh Timur, karena selama ini dengan keberadaan PT. Medco di wilayah kita, pemberitaan di media menunjukan bahwa Aceh Timur tidak layak untuk berinvestasi, salah satunya adalah kejadian penyanderaan Lead Security PT. Medco yang menjadi viral di dunia maya dan diupload di Youtube.
Sekali lagi saya mengajak kepada warga Julok khususnya dan utamanya masyarakat Aceh Timur, mari kita bantu perusahaan yang sedang melakukan tahap pembangunan ini agar bisa memancing perusahaan yang lain untuk berinvestasi di Aceh Timur. (Iwan Gunawan).

0 komentar:

Posting Komentar