Kamis, 19 Oktober 2017

Antisipasi Kejahatan Di perairan, Sat Polair Polres Aceh Timur Dan Polsek Julok Patroli Bersama

Tribrata News Aceh Timur-Aceh Timur memiliki garis pantai terpanjang di Propinsi Aceh, sehingga diperlukan pengawasan yang ekstra ketat untuk mengantisipasi masuknya barang-barang illegal dari luar negeri terutama narkotika jenis shabu, mengingat di Aceh Timur banyak pelabuhan tikus yang bisa dimasuki kapal atau boat ukuran kecil.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Aceh Timur dipimpin langsung oleh Kasat Polair Iptu Pidinal Limbong bersama Kaposlek Julok, Ipda Eko Hadianto pada, Kamis (19/10) melakukan patroli di perairan Selat  Malaka dimulai dari Kuala Geulumpang, Kecamatan Julok.
“Patroli perairan semacam ini setiap minggunya kami laksanakan, hanya jam dan lokasi pelaksanaanya yang kami rubah setiap harinya dalam satu minggu.” Kata Kasat Polair.
Menurutnya, dengan melaksakan patroli pada jam yang berbeda tentunya sangat efektif, karena para pelaku kejahatan tidak bisa membaca kebisaan patroli.
"Polair Polres Aceh Timur kini sudah siaga penuh," tegas Iptu Pidinal Limbong.
Di lapangan, kata Kasat Polair, ia mengerahkan sebanyak 12 personel anggotanya dengan menggunakan kapal C3, hal ini dimaksudkan untuk antisipasi secara dini, menyangkut penyelundupan barang-barang illegal khususnya narkotika (shabu).
Selain itu, pihaknya juga mengintensifkan pemeriksaan kepada kapal tidak dikenal atau dicurigai yang ingin masuk secara ilegal di perairan wilayah hukum Polres Aceh Timur.
Dalam pelaksanaannya kami juga melakukan patroli dialogis dengan para nelayan atau anak buah kapal diantaranya melakukan pemeriksaan surat-surat kelengkapan berlayar serta memberikan himbauan kamtibmas, antara lain tentang keselamatan dalam berlayar, dan penggunaan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan. Terang Kasat polair Polres Aceh Timur Iptu Pidinal Limbong. (Iwan Gunawan).

0 komentar:

Posting Komentar