Kamis, 12 Oktober 2017

Kapolsek Nurussalam Amankan Kunyit Dari Sasaran Amuk Massa

Tribrata News Aceh Timur-Seorang pria bernama Nasrul Bin Zulkifli alias Kunyit terpaksa diamankan oleh ke Polsek Nurussalam pada Rabu (11/10) untuk menghindari amuk massa karena diduga sebagai pelaku pencurian.
Kejadian tersebut bermula atas laporan korban, Budiah Binti Rusli (23) warga Dusun CV VII, Desa Gampong Mesjid yang melaporkan telah kehilangan sejumlah barang dan uang. Sadar menjadi korban pencurian, pelapor kemudian memberitahukan kepada ketua pemuda desa setempat.
Kemudian Ketua Pemuda mencurigai pelaku, karena pelaku sebelumnya juga pernah melakukan beberapa kali pencurian akibat tidak ada bukti maka pihak pemuda setempat membiarkan dulu sambil terus mengawasi pelaku.
Kecurigaan terhadap pelaku muncul setelah melihat pelaku memakai handphone baru, ketua pemuda menanyakan handphone yang dipegangnya, kemudian menyuruh pelaku untuk mengirim beberapa photo melalui aplikasi shareit tanpa curiga pelaku langsung mengirimkan beberapa photo dan ternyata terkirim juga beberapa photo pemilik handphone, lalu kecurigaan Ketua Pemuda terbukti, maka beberapa pemuda lain tanpa di komando langsung menghajar pelaku hingga babak belur.
Memperoleh informasi adanya tindak main hakim sendiri, Kapolsek menjemput pelaku untuk menghindari hal-hal yang lebih parah terjadi, pelaku dibawa ke Puskesmas Nurussalam untuk dapat perawatan, setelah dinyatakan oleh dokter bahwa kondisinya hanya luka ringan dan tidak perlu perawatan intensif, maka Polisi langsung membawa pelaku ke Mapolsek Nurussalam untuk pengembangan pemeriksaan kasus.
Kapolsek Nurussalam, Iptu Soegiono Kamis (12/10) mengatakan, “Benar kami telah mengamankan satu orang yang diduga melakukan pencurian di dusun M7, Desa Gampong Mesjid, Kecamatan Nurussalam, korban bernama Budiah Binti Rusli (30) dia mengetahui barangnya hilang pada Senin pagi, barang yang hilang diantaranya satu unit handphone beserta carger dan buku nikah, yang kita temukan hanyalah handphone dan buku nikah sementara uang sudah habis dipakai oleh pelaku. Diduga pelaku telah melakukan beberapa kasus lainnya akan tetapi yang dilaporkan secara resmi baru kasus yang ini,” terang Iptu Soegiono. (Iwan Gunawan).

0 komentar:

Posting Komentar