Circle Gallery

Baris Video

Loading...

Rabu, 03 Januari 2018

Patroli Dialogis Bhabinkamtibmas Polsek Peureulak Timur Sosialisasi Pembuatan SKCK

Tribrata News Aceh Timur-Bhabinkamtibmas Kepolisian Sektor Peureulak Timur, Bripka Denni Siswanto bersama Brigadir Fandy. S, pada Rabu (03/01/2018) melakukan kegiatan sambang desa dan melakukan dialog dengan warga Desa Seunebok Rawang.
Pada kesempatan tersebut kedua Bhabinkamtibmas Polsek Peureulak Timur secara bergantian mensosialisasikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) di lingkungan Polri mengenai mekanisme pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Dalam penyampaianya Bripka Denni Siswanto mensosialisasikan perihal pemberitahuan biaya pembuatan SKCK yang semula dikenakan biaya sebesar Rp. 10.000, 00 (sepuluh ribu rupiah) untuk Tahun 2017 ada perubahan berdasarkan PP No. 60 Tahun 2016 tentang PNBP biaya pembuatan SKCK ada kenaikan menjadi Rp. 30.000,- (tiga puluh ribu rupiah) dan diberlakukan mulai 06 Januari 2017, mengingat sampai sekarang banyak yang belum mengerti.
Bhabinkamtibmas akan berkoordinasi dengan perangkat desa binaan untuk ikut membantu menyampaikan kepada warga masyarakat perihal biaya pembuatan SKCK tersebut serta persyaratan yang harus di penuhi dalam pembuatan SKCK sudah bisa dilakukan di polsek.
Dijelaskanya pembuatan SKCK di Polsek Peureulak Timur melengkapi administrasi diantaranya; Surat Keterangan dari Keuchik; Foto Copy KTP & KK; Foto Copy Ijazah Terakhir; Pas Foto 4 x 6 layar merah 3 (tiga) lembar, Foto Copy SKCK lama (khusus perpanjangan); Mengisi blangko biodata; Pengambilan sidik jari dan PNBP sebesar Rp. 30.000,00.
Kapolsek Peureulak Timur, Iptu Agusman Said Nasution mengatakan, kami  memerintahkan Bhabinkamtibmas untuk  memberikan  sosialisasi tentang bagaimana pengurusan SKCK dan apa saja yang persyaratan yang diperlukan uuntuk mengurus SKCK agar nanti saat akan mengurus SKCK di Polsek Peureulak Timur tidak harus bolak-balik karena kurangya persyaratan yang belum lengkap maka dari itu kami lakukan sosialisasi kepada warga agar lebih paham dan mengerti,”  terang Iptu Agusman Said Nasutuion. (Brigadir Kamil).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar