Selasa, 23 Januari 2018

Wakapolres Aceh Timur, Pimpin Warga Bergotong Royong Membuat Jembatan Darurat Di Desa Kruet Lintang, Peureulak Timur

Tribrata News Aceh Timur-Sejumlah anggota polisi dari Polres Aceh Timur, Polsek Peureulak Timur dan personel Brimob Detasemen 2B Aramia bergotong royong membuat jembatan darurat di Dusung Seunebok Teungoh, Desa Kruet Lintang, Kecamatan Peureulak Timur, pada Selasa, (23/01/2018).
Jembatan tersebut menghubungkan Desa Dama Tutong, Kecamatan Peureulak dengan beberapa desa di pedalaman Kecamatan Peureulak Timur yang melintasi Desa Kruet Lintang.
Pembuatan jembatan darurat tersebut bermula pada Senin (22/01/2018) saat KBO Sabhara, Iptu Daril bersama anggotanya melakukan patroli wilayah ke sejumlah desa di wilayah Peureulak Timur, namun ketika akan ke Desa Kruet Lintang melalui Desa Dama Tutong, mobil patroli terpaksa berputar arah karena jembatan penghubung kedua desa tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda 4 (empat).
Mengetahui hal yang demikian, KBO Sabhara menyampaikan kepada Wakapolres, Kompol Apriadi, S. Sos, M.M.
Bak gayung bersambut, informasi tersebut serta merta ditindaklanjuti oleh Wakapolres dengan mengajak sejumlah anggota Sabhara untuk membangun jembatan darurat.
Perbaikan secara manual terlebih dahulu dilakukan dengan cara menimbun tanah dipimpin langsung oleh Wakapolres Aceh Timur. Sedangkan jembatan sendiri terbuat dari batang pohon kelapa bantuan warga sekitar.
Mendapatkan simpati dari warga, Wakapolres mengajak masyarakat yang melintas dilokasi pembuatan jembatan untuk bersama-sama bergotong royong, hingga pada akhirnya aparat gampong, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda desa setempat ikut bergotong royong sehingga dalam waktu singkat, jembatan darurat tersebut selesai dibangun dan sudah bisa dilalui kendaraan roda 4 (empat).
Kompol Apriadi menyatakan, “Gotong royong ini sebagai wujud kepedulian kami, utamanya dalam membantu masyarakat dan sekaligus membuktikan Polri selalu berada di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya dengan penegakkan hukun, dalam kondisi apapun, Polri tetap siap membantu.” Terangny.
Sementara itu, salahsatu tokoh masyarakat Desa Kruet Lintang menyatakan mengapresiasi Polres Aceh Timur yang peduli kondisi wilayahnya.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Dimana kegiatan yang dipimpin Wakapolres Aceh Timur ini bukan semata-mata mencari popularitas tetapi merupakan langkah cepat yang harus dilakukan dengan melihat situasi yang ada dan dibutuhkan masyarakat,” ujarnya. (Iwan Gunawan). 

0 komentar:

Posting Komentar