Rabu, 14 Februari 2018

Penyidik Satreskrim Polres Aceh Timur Jemput Bola Periksa Saksi Pembunuhan Di Pantee Bidari


Tribrata News Aceh Timur-Penyidik Satreskrim Polres Aceh Timur terdiri dari Ipda  JM.  Tambunan, Bripka Yusri. A.R, Brigadir A. Deny. P, Bripda Trio Kapisa dan Bripda Diky, pada Rabu (14/02/2018) siang berangkat ke Dusun Ujung Krueng, Desa Meunasah Leubok, Kecamatan  Pantee Bidari untuk meminta keterangan beberapa saksi terkait meninggalnya Munazir Bin Ahmad yang dianiaya oleh Wahiddin Bin Ibrahim, pada Selasa (14/02/2018) siang.
Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum melalui Kasat Reskrim, AKP Parmohonan Harahap, S.H mengatakan, Pemeriksaan saksi dengan metode jemput bola ini merupakan inisiatif kami, dengan tujuan untuk memepercepat proses sidik, sehingga memudahkan saksi-saki dalam memberikan keterangan kepada penyidik. Ungkap Kasat Reskrim.
Ditambahkanya, Kegiatan kali ini dipimpin oleh Kanit Pidum Ipda J.M Tambunan dengan meminta keterangan 4 (empat) saksi, diantaranya; Tarmizi Alas Midi Bin Hamid, Abdurrshman Bin Rusli, Saifuddin Bin Ahmad dan Cut Rahmiati Binti T. Uteh.
Usai mengambil keterangan dari para saksi kemudian dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Terang Kasat Reskrim, AKP Parmohonan Harahap, S.H.
Sebelumnya diberitakan, Munazir Bin Ahmad (22) Wiraswasta, warga Dusun Lam Kuta, Kecamatan Pantee Bidari meninggal dunia usai dianiaya oleh Wahidin Bin Ibrahim, (50) Wiraswasta, warga Gampong Matang Perlak, Kecamtan Pantee Bidari.
Berdasarkan kesaksian warga yang melihat kejadian tersebut mengatakan, pada Selasa (14/02/2018) sekira pukul 09.30 WIB pelaku yang membawa parang mengejar korban, namun warga tidak mengetahui motif awalnya.
Korban kemudian terjatuh, saat itulah pelaku menganiaya korban dengan menggunakan parangnya yang mengakibatkan korban mengalami luka yang sangat parah. Usai menganiaya, pelaku kemudian meninggalkan korban dan pulang ke rumahnya.
Melihat kejadian tersebut warga menghubungi Polsek Pantee Bidari. Setibanya di lokasi kejadian korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Pantee Bidari, namun karena luka yang cukup parah korban meninggal dunia di perjalanan.
Hanya selang beberapa menit, pelaku berhasil diamankan oleh anggota Polsek Pantee Bidari yang dipimpin langsung oleh Ipda Arianto, Kapolsek Pantee Bidari. Setelah berhasil diamankan, Wahidin Bin Ibrahim diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Timur guna proses lebih lanjut. (Iwan Gunawan).

0 komentar:

Posting Komentar