Senin, 05 Maret 2018

Pimpin Apel pagi, Kapolres Aceh Timur Perintahkan Bhabinkamtibmas Beri Pemahaman Berita Hoax Terhadap Masyarakat


Tribrata News Aceh Timur-Untuk antisipasi berita hoax, Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum memerintahkan kepada seluruh Bhabinkamtibmas untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait maraknya berita hoax yang akhir-akhir ini merebak di media sosial.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Kapolres Aceh Timur saat mengambil apel pagi di Aula Serba Guna Polres Aceh Timur yang dihadiri oleh Wakapolres , Kompol Apriadi,S. Sos, M.M, para Kabag, Kasat, Pejabat Utama Polres, Kapolsek, Anggota Polres dan Bhabinkamtibmas, Senin (05/03/2018).
Dikatakan oleh Kapolres Aceh Taimur, saat ini kita sedang dihebohkan dengan berita penganiayaan terhadap ulama di beberapa wilayah. Ini merupakan upaya propaganda umat yahudi dengan membenturkan kita sesama umat Islam.
Ditegaskanya, tahun 2018 merupakan awal tahun politik, karena pada tahun 2019 nanti akan berlangsung pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) sehingga banyak kita lihat di media sosial tentang berita hoax yang bertujuan untuk memperkeruh suasana. Terang Kapolres Aceh Timur.
Lebih lanjut ia menyatakan, untuk di wilayah hukum Polres Aceh Timur secara umum berita hoax belum terdeteksi sampai meresahkan warga masyarakat meskipun memang ada di beberapa wilayah tertentu yang sudah ada berita hoax yang hanya dalam komunitas tertentu saja.
Untuk itu rekan-rekan Bhabinkamtibmas kami minta secara intens menyampaikan kepada masyarakat agar tidak percaya begitu saja dengan berita hoax dan himbau kepada masyarkat agar berita itu hanya jadi pengetahuannya saja jangan sampai disebarluaskan karena akan menjadi provokatif. Tegas Kapolres Aceh Timur.
Menurutnya, sebagai pemangku situasi harkamtibmas terdepan, diharapkan rekan-rekan Bhabinkamtibmas mampu menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat, membangun kesadaran dan dapat menciptakan suasana yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat terutama dengan tokoh agama, tokoh pemuda, maupun tokoh masyarakat.” Kata Kapolres Aceh Timur.
Pihaknya juga mendorong peran Bhabinkamtibmas dan intelijen dalam penanganan konflik sosial, paham radikalisme, anti Pancasila. (Iwan Gunawan).

0 komentar:

Posting Komentar