Senin, 07 Januari 2019

Kabag Ops Polres Aceh Timur Kawal Pendemo Saat Mediasi Dengan Kepala Disperindag


Tribrata News Aceh Timur-Puluhan warga yang didomiansi ibu raumah tangga, pada Senin (07/01/2019) melakukan aksi damai di depan Kantor Dinas Perdagangan, Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Aceh Timur.
Massa yang dikoordinator oleh T. Fachri ini mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk menstabilkan harga Gas Elpiji Bersubsidi yang saat ini harganya sudah di luar batas ketentuan dari pemerintah.
“Kami sebagai warga tidak mampu bila harga elpiji bersubsidi di pangkalan/agen dengan harga Rp. 30.000, per tabung sampai dengan Rp. 40.000,00 per tabung.
Kami juga ingin menanyakan Kadis Perdagangan apakah harus pakai kartu miskin atau Kartu Keluarga (KK) dalam seriap pembelian elpiji bersubsidi di setiap pangkalan /agen.” Kata Siti salah satu peserta aksi damai.
Agar aspirasinya bisa segera ditindak lajuti, Kabag Ops Polres AAceh Timur Kompol Raja Gunawan, S.H, M.M meminta perwakilan dari peserta aksi damai untuk beraudinsi dengan Kepala Dinas Dinas Perdagangan, Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Aceh Timur, Iskandar, S.H.
Kepada perwakilan peserta aksi, Iskandar mengatakan; harga elpiji bersubsidi Rp. 18.000,00 bila ada agen/pangkalan yang menjual di atas Rp. 18.000, misalnya Rp. 25.000, hal tersebut bisa dilakukan  tapi untuk  wilayah Kecamatan Simpang Jernih dan Kecamatan Serba Jadi dengan alasan biaya  transport yang mahal. Terang Iskandar.
Menurutnya peraturan pemerintah PNS tidak boleh beli gas elpiji bersubsidi yang boleh hanya warga miskin tentang kelangkaan elpiji bersubsidi.
Kami dari Dinas Perdagangan selama ini melakukan kegiatan dengan mengedrop gas elpiji bersubsidi ke setiap Kecamatan seperti di Kecamatan Madat, Kecamatan Peureulak dan Kecamatan Idi Rayeuk sehingga menurut saya tidak mungkin gas elpiji bersubsidi langka .
Mengenai peraturan yang di terapkan oleh para pangkalan/agen dengan menanyakan kartu indetitas miskin dan Kartu Keluarga (KK) dalam setiap pembelian elpiji bersubsidi, hal tersebut dilakukan agen untuk antisipasi  mencegah kelangkaan elpiji bersubsidi yang beredar di masyarakat. Jelas Kepala Dinas Dinas Perdagangan, Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Aceh Timur, Iskandar, S.H.
Sementara itu Kabag Ops Polres Aceh Timur, Kompol Raja Gunawan, S.H, M.Hmengatakan, kami siap untuk melaksanakan langkah-langkah yang terbaik dalam menanggulangi kelangkaan gas elpiji bersubsidi melalui kerja sama dengan Dinas Perdagangan untuk melaksanakan operasi pasar bila masih di temukan kelangkaan elpiji bersubsidi kembali terulang. Tegas Kabag Ops Polres Aceh Timur, Kompol Raja Gunawan, S.H, M.H. (Iwan Gunawan).

0 komentar:

Posting Komentar