Kamis, 24 Januari 2019

Miris, Kurangnya Kesadaran Dan Pengawasan Orang Tua, Anak 14 Tahun Tabrak Pejalan Kaki Hingga Kritis Di Peureulak


Tribrata News Aceh Timur-Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah hukum Polres Aceh Timur tepatnya di Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Dama Tutong, Kecamatan Peureulak, Selasa (22/01/2019) malam.
Kasat Lantas Polres Aceh Timur Iptu Ritian Handayani, S.I.K, Kamis (24/01/2019) mengungkapkan peristiwa ini bermula saat MK (14) yang tercatat masih berstatus pelajar di salah satu SMP di Peureulak ini mengendarai sepeda motor Honda Beat tanpa Nomor Polisi melaju dengan kecepatan tinggi beriringan dengan sepeda motor yang ada di depannya.
Sedangkan pejalan kaki atas nama Meri Susilawati, (34) warga Dusun Sejahtera, Gampong DamarTutong yang keluar dari rumahnya berjalan kaki hendak mau ke warung dengan berjalan di jalur sebelah kiri.
Setibanya di lokasi kejadian diduga MK tidak memperhatikan ada pejalan kaki dari arah sebelah kiri, karena jarak antara pengendara sepmor dengan pejalan kaki terlalu dekat, MK tidak dapat mengendalikan kendaraanya dan menabrak Meri Susulawati dari arah belakang hingga terhempas di kiri jalan dan mengalami luka berat dan MK terpental di beram kiri jalan. Ungkap Kasat Lantas.
Menurutnya, kejadian tersebut kembali terjadi lantaran lemahnya pengawasan orang tua terhadap anaknya. Seharusnya, ini kembali menjadi pelajaran lagi untuk tidak membiarkan anaknya apalagi yang masih di bawah umur sudah diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor.
“Kami sudah sering mengingatkan, bahkan setiap pada kesempatan pimpinan kami (Kapolres Aceh Timur) juga dari kami (Satlantas Polres Aceh Timur) tidak henti-hentinya untuk melakukan pengawasan terhadap putra-putrinya yang masih di bawah umur dengan memberi kebebasan mengendarai sepeda motor. Hal ini harus datang dari kesadaran orang tua. Kalau sudah begini, salah siapa,” tegas Iptu Ritian Handayani.
Akibat hal tersebut. Pemeriksaan tetap berlanjut dilakukan kepada anak pengendara motor tersebut. Kami menegaskan, akan memanggil orang tuanya dan meminta untuk tidak lagi mengizinkan anaknya menggunakan kendaraan. Tegas Kasat Lantas Polres Aceh.
Lebih lanjut ia menambahkan, bersamaan dengan Program Millenial Road Safety Festival, mari kita tumbuhkan kesadaran dan etika berlalu lintas guna mewujudkan masyarakat Aceh Timur Tertib Berlalu Lintas, Pungkas Tegas Kasat Lantas Polres AcehTimur Iptu Ritian Handayani, S.I.K. (Iwan Gunawan).

0 komentar:

Posting Komentar