Senin, 04 Februari 2019

Mengawali Kegiatannya, Kapolsek Idi Tunong Menjadi Pembina Upacara Di SMAN 1


Tribrata News Aceh Timur-Meningkatnya penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar dapat dikatakan tanggung-jawab bersama, karena penyelesaiannya melibatkan banyak faktor dan kerja sama dari semua pihak yang bersangkutan, seperti pemerintah, aparat, masyarakat, media massa, keluarga, remaja  itu sendiri, dan pihak-pihak lain. Maraknya kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika belakangan ini, terutama yang mengincar anak-anak di lingkungan sekolah tak urung membuat masyarakat resah, khusunya orang tua. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Idi Tunong Iptu Darli, S.H saat menjadi Pembina Upacara di di SMAN 1 Idi Tunong, pada Senin (04/02/2019) pagi.
Lebih lanjut Iptu Darli mengatakan, penyalahgunaan narkotika terjadi karena korban kurang atau tidak memahami apa narkotika itu sehingga dapat dibohongi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab (bandar&pengedar). Keluarga khususnya orang tua tidak tahu atau kurang memahami hal-hal yang berhubungan dengan narkotika sehingga tidak dapat memberikan informasi maupun pendidikan yang jelas kepada anak-anaknya akan bahaya narkotika. Kurangnya penyuluhan dan informasi di masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika. 
Selain masalah narkotika, Iptu Darli juga menghimbau agar para siswa harus mentaati peraturan sekolah, seperti; kerapian dalam berpakaian, penggunaan atribut/simbol sekolah, jam masuk sekolah tepat waktu.
Oleh karena itu sekolah mempunyai peranan penting selain hal mendidik, namun juga peran dalam pencegahan narkotika. Selain guru di sekolahan, orang tua juga mempunyai peranan penting dalam pencegahan narkotika dan kenakalan remaja. Pungkas Kapolsek Idi Tunong, Iptu Darli, S.H. (IwanGunawan).

0 komentar:

Posting Komentar