Kamis, 25 April 2019

Kapolres Bersama Bupati Aceh Timur Hadiri Zikir dan Do’a Bersama Peringati Satu Tahun Ledakan Sumur Minyak Ranto Peureulak


Tribrata News Aceh Timur-Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.H bersama Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M Thaib mengahdiri acara do’a bersama memperingati satu tahun musibah ledakan sumur minyak dan  kenduri anak yatim di gampong Pasi Puteh, Kecamatan Ranto Peureulak, Kamis (25/04/2019).
Dalam kesempatan tersebut Bupati Aceh Timur menyampaikan agar peristiwa setahun yang lalu menjadi pelajaran kita bersama untuk lebih mengutamakan keselamatan bersama.
Sementara itu, Kapolres Aceh Timur menghimbau kepada warga Ranto Peureulak untuk menghentikan segala kegiatan penambangan minyak. Menurutnya, selain membahayakan keselamatan jiwa, kegiatan penambangan secara illegal juga melanggar hukum.
“Penambangan minyak hanya dapat dilakukan dengan peralatan yang memadai sesuai dengan standarisasi pengeboran minyak bumi dan gas alam serta proses ijin pengeboran secara resmi karena hasil bumi merupakan milik negara sesuai yg tertuang dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak Dan Gas Bumi.Kami berharap semua pihak dapat berperan aktif mengatasi penambangan minyak secara illegal di wilayah Ranto Peureulak sini." Himbau Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.H.
Dalam kegaiatan tersebut, selain zikir dan do’a bersama, Kapolres besama Bupati Aceh Timur juga menyantuni anak yatim/paitu juga janda dari korban ledakan sumur minyak yang terjadi pada 25 April 2018 silam.
Hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya; Muspika Kecamatan Ranto Peureulak, Kepala Unit Bank BPD Syariah Ranto Peureulak dan pimpinan dayah dalam wilayah Kecatamatan Ranto Peureulak. (Iwan Gunawan).

0 komentar:

Posting Komentar