Rabu, 22 Mei 2019

Kapolres Aceh Timur Apresiasi Terbentuknya Lembaga Anti Narkotika


Tribrata News Aceh Timur-Pencegahan terhadap tindak pidana penyalahgunaan narkotika bukan semata-mata tugas polisi dan Badan Narkotika Nasional (BNN) melainkan tugas kita bersama. Karena saat ini Aceh Timur bukan lagi daerah transit narkotika dari luar negeri melainkan juga sudah menjadi market (pemasaran) narkotika. Ini terlihat dari catatan Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Timur juga polsek jajaran yang menunjukan elektabilitas pengguna narkotika di Aceh Timur cenderung meningkat, meski tidak begitu signifikan, akan tetapi ini perlu perhatian dan penanganan yang sangat serius dari seluruh elemen masyarakat. Karena sasaran narkotika di Aceh Timur tidak lagi memandang status sosial maupun wilayah. Pelosok gampong-pun sudah bukan rahasia umum lagi pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika, baik itu pemakai maupun pengedar.
Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.H saat bersilaturahmi yang dilanjutkan buka bersama dengan Ketua, Pengurus dan Anggota Lembaga Anti Narkotika (LAN) Aceh Timur, pada Rabu (22/05/2019) di Coffee Anugerah 97.
Lebih lanjut Kapolres mengapresiasi dengan terbentuknya LAN Aceh Timur, dengan harapan ke depan LAN bersama Polres Aceh Timur bisa bersinergi dalam pencegahan narkotika di Aceh Timur melalui edukasi-edukasi kepada masyarakat tentang apa itu narkotika dan jenisnya serta sanksi hukum terhadap pelaku.
“Menurut pengamatan kami, jika dilihat dari formasi keanggotaan LAN Aceh Timur sangat luar biasa. Ini terlihat dari jumlah anggota dan latar belakangnya. Ada yang dari kalangan profesi (dokter, wartawan), penggiat lingkungan/sosial, Polri, Aparatur Sipil Negara dan masih banyak lagi. Kami yakin dengan keberadaan LAN, tingkat pelaku penyalahgunaan narkotika di Aceh Timur bisa ditekan.” Ungkap Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, S.I.K, M.H.
Sebelumnya Ketua LAN Aceh Timur, Yusmaidi atau yang akrab dipanggil Abu Yus menyampaikan, LAN terbentuk merupakan panggilan nurani dari seluruh anggota yang merasa prihatin dengan kejahatan narkoba yang belakangan ini menjadi label tersendiri bagi Aceh Timur.
“Tidak bisa kita pungkiri, dalam satu tahun belakang ini sudah puluhan ton mungkin mecapai ratusan ton jumlah narkotika dari luar negeri yang masuk ke wilayah Aceh Timur dan sebagian diedarkan di wilayah kita. Hal ini yang menjadi beban mental bagi kami untuk ikut berpartisipasi dalam menyelamatkan generasi bangsa dari pengaruh narkotika.” Jelas Abu Yus. (Iwan Gunawan).

0 komentar:

Posting Komentar