TRIBRATA NEWS POLRES ACEH TIMUR

Polres Aceh Timur Berhasil Mengamankan Pelaku Pelemparan Granat Di Idi

Tribrata News Aceh Timur-Tim gabungan yang terdiri dari Polda Aceh dan Polres Aceh Timur, pada Rabu (02/11) malam berhasil mengamankan tersangka yang diduga sebagai pelaku peledakan di sebuah ruko milik Jefri, pada Selasa (04/11) lalu.
Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum, Kamis (03/11) mengungkapkan tersangka IWM alias BRQ (32) warga Desa Krueng Tuan, Kecamatan Ranto Peureulak adalah orang yang melakukan pelemparan granat manggis ke arah rumah Wahyu Bin Wahed namun meledaknya granat didepan ruko milik Jefri.
Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, pasca kejadian ledakan di ruko milik Jefri, kami terus melakukan penyelidikan secara mendalam dengan memanggil beberapa saksi, diantaranya Jefri pemilik ruko sekaligus pemilik mobil Daihatsu Grand Max yang terkena ledakan dan kami juga memeriksa Wahyu pemilik ruko yang bersebelahan dengan ruko Jefri. Pemeriksaan kedua saksi tersebut selain sebagai korban sekaligus untuk mencari informasi lebih dalam.
Dari keterangan saksi-saksi, kami mendapatkan informasi bahwa ada dua permasalahan yang perlu penyelidikan lebih lanjut permasalahan bisnis sewa mobil mainan dan permasalahan tanah. permasalahan yang diduga keras dengan pelemparan granat adalah permasalahan tanah antara Wahyu Bin A. Wahed dengan Tabrani. Berdasarkan permasalahan tersebut, Polres Aceh Timur di back up Satgas Polda Aceh melakukan penyelidikan sehingga mendapatkan titik terang pelaku yang berinisial BRQ.
Atas hasil tersebut, Polres Aceh Timur bersama Satgas Polda Aceh melakukan upaya pengejaran dan penangkapan terhadap pelaku BRQ, hingga akhirnya pelaku BRQ merasa terdesak dan berinisiatif menyerahkan diri. Sehingga akhirnya pada Rabu (02/11) sekira pukul 20.00 WIB BRQ menghubungi anggota opsnal Polres Aceh Timur yang bertugas melakukan pengejaran terhadap dirinya. Terang Kapolres Aceh Timur.
Dengan dipimpin langsung oleh Wadireskrim Polda Aceh, AKBP Surbekti, Satgas Polres Aceh Timur dan Satgas Polda Aceh melakukan penjemputan terhadap BRQ di tempat persembunyianya yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Pelaku BRQ Sambil membawa satu pucuk senjata AK 47, satu buah magazin dan lima butir peluru langsung menemui Wadireskrim Polda Aceh, AKBP Surbekti selanjutnya yang bersangkutan langsung dibawa ke Polres.
Kepada penyidik, BRQ mengaku perbuatanya dengan melakukan peledakan menggunakan granat jenis manggis. Perbuatan tersebut ia lakukan atas dasar permintaan dari Tabrani alias Si Pe warga Tanah Anou, Kecamatan Idi Rayeuk dengan imbalan Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah). Karena Tabrani alias Si Pe memiliki dendam pribadi dengan Wahyu Bin A. Wahed. Ungkap Kapolres Aceh Timur
Dalam menjalankan aksinya BRQ dibantu oleh MFD alias Atid warga Tanah Anou, Kecamatan Idi Rayeuk.  yang mana peran dari Atid adalah menunjukan ruko milik Wahyu Bin Wahed sebagai target peledakan. Dari pengakuan BRQ malam itu juga, BRQ ditangkap dirumahnya.
Saat ini kedua tersangka sudah berada di Polres Aceh Timur guna dilakukan proses hukum selanjutnya. Penyidik Satreskrim juga masih melakukan pendalaman terhadap MKM dalam kasus pelemparan granat tersebut. Pungkas Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum. (Iwan Gunawan).
Previous Post Next Post