TRIBRATA NEWS POLRES ACEH TIMUR

Wujudkan Pemilukada Damai, Kapolres Aceh Timur Temui Timses Nek Tu Dan Timses Rocky Di Simpang Ulim

Tribrata News Aceh Timur-Dalam rangka mewujudkan Pemilukada 2017 agar berlangsung aman dan damai di wilayah hukum Polres Aceh Timur khususnya dan wilayah hukum Polda Aceh pada umumnya, Kapolres Aceh  Timur AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum pada Rabu (14/12) malam melakukan kegiatan safari pemilukada dengan menemui Timses Pasangan Calon (Paslon) Bupati Aceh Timur Periode 2017-2022, Ridwan Abu Bakar (Nek Tu)-Abdul Rani (Polem) dan Hasballah Bin H.M Thaib (Rocky)- Syarul Syama’un (Linud) wilayah Simpang Ulim.
Pertemuan dilaksanakan di Aula Kantor Camat Simpang Ulim dengan dihadiri Forkopimcam Simpang Ulim: Camat (Rusamin), Danramil (Kapten Inf. Azmi), Kapolsek (Iptu Muh Daud), Imum Mukim, PPK, Panwascam, Timses Nek Tu dan Timses Rocky wilayah Simpang Ulim.
Saat memberikan sambutan, Camat Simpang Ulim Rusamin menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Kapolres Aceh Timur dan diharapkan dengan kehadiranya bisa memberikan angin sejuk kepada masyarakat Simpang Ulim dalam menghadapi Pemilukada 2017 mendatang. Hal ini disampaikanya mengingat beberapa waktu hari yang lalu sempat terjadi kesalahpahaman antara Timses Nek Tu dengan Timses Rocky, namun sudah bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Terang Rusamin.
Kapolres dalam arahanya meminta agar masing-masing timses paslon ikut bersama-sama mewujudkan pemilukada damai. “Kedatangan kami kemari menghimbau kepada timses kedua paslon, ke depanya jangan sampai terjadi kejadian seperti tempo hari dan bisa kita jadikan pembelajaran. Ujar Kapolres.
Kami himbau, selaku timses harus bisa menjaga nama baik paslon jangan sampai perbuatan timses malah menjatuhkan nama baik paslon. Kalau mendukung paslon dukunglah dengan cara yang baik, mari bersama-sama berpikir secara sehat demi keamanan dan kenyamanan kita bersama. Himbau Kapolres.
Lebih lanjut Kapolres mengatakan, kepada timses dan para pendukung kami minta untuk menggunakan bahasa yang santun dan sopan dalam mengkampanyekan jagoannya sehingga tidak menyinggung pihak manapun dan tidak melakukan pemaksaan maupun intimidasi dalam menggalang dukungan. Tegas Kapolres.
Ditambahkan oleh Kapolres, terkait alat peraga kampanye (APK) seperti spanduk, poster maupun baliho yang saat ini terpasang, itu adalah APK liar, kenapa kami sebut liar karena itu dibuat dan dipasang di luar ketentuan dari Komisioner Independen Pemilihan (KIP). APK yang resmi, pengadaan dan pemasanganya ditentukan oleh KIP. Sehingga misalnya terjadi pengrusakan baliho tersebut tidak bisa kami proses hukumnya, terkecuali dalam pengrusakan baliho ada tindak pidana, seperti penganiayaan, tindak pidana penganiayaanya itu yang bisa kami proses. Untuk itu mari kita jaga persaudaraan sehingga pelaksanaan pemilukada yang aman dan damai seperti harapan kita bersama dapat terwujud. Pungkas Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum. (Iwan Gunawan).
Previous Post Next Post