TRIBRATA NEWS POLRES ACEH TIMUR

Polres Aceh Timur Kawal Penertiban Alat Peraga Kampanye

Tribrata News Aceh Timur-Kepolisan Resor Aceh Timur, pada Rabu (11/01) pagi mengawal Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Timur dalam menertibkan alat peraga kampanye (APK) Pasangan Calon (Paslon) Gubernur/Wakil Gubernur Aceh dan APK Paslon Bupati /Wakil Bupati Aceh Timur Periode 2017-2022.
Setidaknya 50 personil anggota Polres Aceh Timur gabungan dari Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Sabhara, Sat Lantas dan Propam diterjunkan untuk mengawal penertiban APK ditambah personil dari TNI dan Sat Pol PP yang hari ini penertiban dimulai dari wilayah Madat.
Selain penertiban APK yang dipasang dengan menggunakan tali maupun ditempel juga APK yang menggunakan tiang penyangga, Sat Lantas Polres Aceh Timur juga menertibkan APK yang ditempel dibadan kendaraan.
Bantuan pengamanan dari kepolisian ini, katanya sesuai hasil keputusan rapat koordinasi antara sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Aceh Timur yang terdiri dari Polres Aceh Timur, Kejaksaan Negeri Idi dan Panwaslih Aceh Timur dengan timses kedua Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Aceh Timur Periode 2017-2022 beberapa hari yang lalu. Salah satu poin hasil rapat tersebut disepakati bahwa hari ini dilakukan penertiban APK yang tidak sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). "Kami siap membantu keamanan Panwaslih pada saat melakukan penertiban alat peraga kampanye." Kata Kabag Ops Polres Aceh Timur Kompol Rusman Sinaga yang ikut mengawasi jalanya penertiban APK pagi tadi.
Menurutnya, Panwaslih sebagai bagian penyelenggara pemilukada termasuk juga Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Timur mempunyai kewenangan mengatur dan menertibkan atribut kampanye yang tidak sesuai dengan pendoman aturan yang berlaku.
Hal ini dikarenakan, APK yang terpasang saat ini adalah APK yang dibuat dan dipasang oleh pasangan calon. Sedangkan menurut PKPU APK difasilitasi oleh KIP dan pemasangan serta titik pemasangan sudah ditetapkan oleh penyelenggara Pemilukada. “Penertiban ini dilakukan karena maraknya pemasangan APK yang dilakukan pasangan calon (paslon) tidak sesuai zona yang telah ditentukan. Ungkap Kabag Ops.
Ditambahkanya, pihaknya mengharapkan setiap pasangan calon jangan sampai melakukan hal-hal yang melanggar PKPU dalam pemasangan APK. Seperti memasang APK di tempat ibadah, sekolahan, rumah sakit, pusat pemerintahan dan pohon. Terang Kabag Ops Polres Aceh Timur, Kompol Rusman Sinaga. (Brigadir Kamil/Bripda Rizal Anwar).
Previous Post Next Post