Tribrata News Polres Aceh Timur-Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan korban anak di bawah umur sudah bukan hal yang luar biasa lagi di kota-kota, bahkan di Aceh Timur sekalipun. Sejumlah pihak mempertanyakan sikap yang dianggap lalai mengawasi anak di bawah umur yang bebas berkendara di jalan raya sehingga berpotensi mengakibatkan kecelakaan.
Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro, S.I.K,M.H, Kamis (06/08/2020) mengungkapkan, berdasarkan catatan pada Satuan Lalu Lintas, angka kecelakaan di wilayah hukum masih relatif tinggi. Dari anatomi kecelakaan, kalangan remaja dan usia di bawah umur masih mendominasi pada peristiwa ini.
Memasuki minggu pertama bulan Agustus, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur kembali terjadi, tepatnya pada Kamis, (06/08/2020) di Jalan Medan-Banda Aceh, Dusun Damai, Desa Beusa Meurano, Kecamatan Peureulak.
Kecelakaan bermula saat sepeda motor jenis Yamaha Mio Soul Nopol BL 3146 DAJ yang dikendarai oleh M. Akbar, (14) yang berboncengan dengan M. Fikri, (14) melaju dari arah Timur (Medan menuju arah Banda Aceh) melaju dengan kecepatan tinggi, setibanya di lokasi kejadian dari arah berlawanan muncul sepeda motor Honda SupraX 125 Nopol BL 3184 FT yang dikendarai oleh Iswadi Abdullah yang berboncengan dengan istrinya, Marsyidah, (46), warga Dusun Persatuan, Desa Baro Langsa Lama, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa.
Dari olah TKP, diduga pada saat mengendarai sepeda motor M. Akbar dengan kecepatan tinggi tanpa memperhatikan situasi lalu lintas sehingga ia terlalu melebar ke kanan dan menabrak kendaraan dari arah yang berlawanan.
Akibat kecelakaan tersebut Abdullah meninggal dunia di Rumah Sakit Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak, sedangkan istrinya mengalami luka berat dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit yang sama. Sementara itu, M. Akbar dan M. Fikri yang tercatat sebagai pelajar merupakan warga Kecamatan Peureulak mengalami luka ringan saat ini sudah di rumahnya masing masing.
Dari peristiwa tersebut, Kapolres menghimbau, mari kita ajarkan anak-anak kita keamanan berkendara dengan tidak mengendarai kendaraan bermotor sampai umurnya sesuai dan jangan sampai buah hati kita menjadi korban jalanan, karena jalanan merupakan pembunuh nomor dua setelah penyakit jantung.” Tegas Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.I.K,M.H. (Iwan Gunawan).