Selasa, 21 Februari 2017

50 Siswa Latja Diktukba SPN Seulawah Memperoleh Vaksinasi Difteri

Tribrata News Aceh Timur-Untuk memberi kekebalan tubuh serta untuk mengantisipasi terjangkitnya virus difteri, sebanyak 50 siswa Diktuk (Pendidikan Pembentukan) Bintara Polri Sekolah Polisi Negara (SPN) Seulawah yang sedang melakukan latihan kerja (Latja) di Polres Aceh Timur, pada Selasa (21/02) pagi memperoleh vaksinasi anti difteri. Pemberian vaksin dilakukan oleh dokter mitra Polres Aceh Timur dr. Zulfahmy dengan didampingi Paur Dokes, Bripka Rafly.
Menurut Bripka Muhammad Rafi Vaksinasi ini sangat penting, mengingat siswa Diktukba berasal dari berbagai daerah di Aceh sekaligus untuk mengantisipasi agar tidak ada siswa yang terjangkit virus difteri ini, maka diperlukan vaksinasi, terang Bripka Muhammad Rafi.
Ditambahkanya, vaksinasi ini sekaligus Untuk memastikan tidak ada penularan dari orang-orang yang kontak erat dengan para siswa.
Sebelumnya, sebanyak 50 siswa Diktuk Bintara Polri T.A. 2016 SPN Seulawah ini melaksanakan Latja di Polres Aceh Timur dengan didampingi oleh 5 (lima) Perwira Pendamping diantaranya AKBP Hamzah Yakub, Kompol Indriana, Iptu Zulfikar dan Bripka Iwan Temas. Mereka melakukan Latja di Polres Aceh Timur mulai tanggal 14 Februari sampai dengan 22 Februari 2017.
AKBP Hamzah Yakub mengatakan, Latja ini bertujuan untuk mengaplikasikan teori yang telah didapat pada lembaga pendidikan secara praktis dengan harapan bisa mendapatkan gambaran mengenai pelaksanaan tugas sebagai Polisi Tugas Umum.
Selain itu, lanjut AKBP Hamzah Yakub “Latja ini juga bertujuan untuk melatih dan memberikan pengalaman praktis kepada peserta Latja secara individu maupun kelompok dalam menghadapi berbagai tantangan tugas dan perubahan yang sangat cepat dalam situasi yang sesungguhnya di lapangan," jelasnya.
Menurutnya, Latja ini juga untuk mengukur kemampuan dan keterampilan teknis dan taktis Operasional Tugas Umum Kepolisian dalam penerapan di lapangan tugas sebenarnya, serta melatih dan menciptakan saling pengertian dalam pola pikir, pola tindak dan pola sikap, sehingga tercipta suatu kesatuan tindak yang harmonis dan sinergis. Ungkap AKBP Hamzah Yakub. (Brigadir Kamil).

0 komentar:

Posting Komentar